Information

o

Minggu, 04 Maret 2012

Alamat ; Jl. Candi Mas Raya No. 42, Pasadena, Ngaliyan, Semarang. Phone ; 024 - 70899566

Rabu, 11 November 2009

Tips mengatasi mata bengkak setelah bangun tidur

Saat Anda bangun tidur, mata biasanya akan terlihat merah dan sedikit sembab bengkak.Ini adalah pemandangan yang kurang menyenangkan, terlebih bila pagi hari itu Anda harus buru-buru ke tempat kerja. Lakukan tips berikut ini :
Bekas teh celup yang anda pergunakan kemarin sore, ada baiknya disimpan di lemari es untuk mengompres mata sembab pada pagi harinya. Teh tersebut akan membantu mengurangi kondisi sembab pada mata.
Letakan 2 buah sendok ke dalam lemari es pada malam hari, agar Anda dapat menggunakan sendok tersebut di pagi harinya untuk mengompres mata. Biarkan beberapa detik di mata, lalu angkat. Ulangi beberapa kali hingga sendok tersebut tak lagi dingin.
Susu segar yang Anda simpan di lemari es juga dapat dipergunakan untuk membantu mengurangi mata bengkak usai bangun tidur. Oleskan susu dingin tersebut di kulit sekitar mata, lalu rileks sambil memejam. Biarkan hingga beberapa saat sebelum membilasnya.
Sayuran seperti ketimun dan kentang juga bisa membantu Anda mengurangi bengkak di mata. Letakkan irisan sayuran tersebut di lemari es, agar pagi harinya Anda bisa menggunakan sebagai kompresan.
Pijat mata yang bengkak dengan minyak zaitun atau minyak kelapa murni dengan gerakan mengarah ke atas. Ini membantu mengurangi penumpukan cairan di bawah kulit sekitar mata.

Minggu, 21 September 2008

Makanan penunjang kesehatan mata

Makanan berikut ini tidak hanya membantu mata terlihat cerah, namun terbukti mampu mencegah berbagai penyakit seperti katarak, degenerasi makular, dan keluhan mata lainnya.
1. Telur
Telur mengandung sumber nutrisi yang baik untuk mata seperti vitamin A, zinc, lutein, B12, vitamin D, dan cysteine. Lutein dan zeaxanthin yang ditemukan dalam putih telur merupakan antioksidan terbaik untuk mencegah degenerasi makular dan katarak.
2. Bayam
Sama halnya seperti telur, bayam juga banyak mengandung lutein dan zeaxanthin. Selain itu kandungan vitamin C-nya juga mampu mencegah glaukoma.
3. Bawang putih
Bawang putih mengandung selenium, vitamin C, vitamin B1, quercetin, dan glutathione yang berfungsi melindungi lensa mata terhadap radikal bebas seperti sinar UV. Bawang putih juga dapat menjaga sirkulasi darah sehingga memperkuat sel-sel optik dan daya tahan tubuh.
4. Salmon
Ikan yang satu ini mengandung lebih banyak omega-3 dibanding jenis ikan dan makanan laut lainnya. Studi menunjukan bahwa mereka yang rutin mengkonsumsi asam lemak omega-3 akan terhindar dari gangguan mata kering.
5. Biji bunga matahari
Kandungan selenium, vitamin E, dan zinc-nya mampu mencegah penyakit katarak dan degenerasi makular yang disebabkan oleh penuaan. Ia juga mengandung vitamin B2 untuk mengatasi penyakit photophobia (sensitivitas mata terhadap cahaya).
6. Wortel Semua tentu tahu wortel sangat baik untuk kesehatan mata karena kaya akan beta-karoten. Beta-karoten akan diubah oleh tubuh menjadi vitamin A yang berperan penting untuk mata. Wortel juga bisa membantu tubuh melepaskan radikal bebas.
7. Alpukat Alpukat memiliki kandungan lutein paling banyak dari buah lainnya. Lutein penting untuk mencegah degenerasi makular dan katarak. Alpukat berperan pula sebagai penyerap nutrisi penting seperti alfa dan beta-karoten untuk membentuk vitamin A sehingga mampu diserap tubuh dengan baik.
8. Tomat Tomat baik untuk kesehatan kulit, namun juga punya banyak manfaat untuk mata. Tomat kaya vitamin A, vitamin C dan lycopene, tiga nutrisi yang sangat penting untuk mata.
9. Kol Sayuran yang satu ini baik untuk merawat mata karena kandungan nutrisinya sama seperti bayam yaitu lutein dan zeaxanthin. Kedua nutrisi ini fungsinya seperti ‘sunglasses’ yang melindungi mata terhadap pancaran sinar ultraviolet. Tak hanya itu, mengkonsumsi kol terbukti dapat menurunkan resiko terkena katarak hingga 22%.
10. Cokelat Hitam Cokelat hitam atau dark chocolate ternyata dapat meningkatkan ketajaman penglihatan. Ia mengandung flavonoid yang melindungi pembuluh darah mata sehingga secara otomatis memperkuat kornea dan retina. Jadi bagi Anda yang tidak menyukai wortel bisa juga dengan dark chocolate.

Kamis, 04 September 2008

Alamat Eye center di kota Semarang

Klinik Mata Nusantara Semarang
Jl. Ahmad Yani No. 164 Semarang, Jawa Tengah
Telp. +62 24 8645 6688 Fax. +62 24 841 7770
Klinik Mata Candi Eye Center Semarang
Jalan Dr Wahidin FHG 2 Semarang [Pertigaan Kaliwiru].
Telp : 024 8501426.
POLI MATA (SEC) RSI SULTAN AGUNG
Jl. Raya Kaligawe Km. 4 Semarang
Telp : (024) 6580019, (024) 70412424 Fax : (024) 6581928
dr. H. Harka Prasetya, Sp.M, Senin-Kamis08.00-14.00 Jumat - Sabtu 08.00-12.00
dr. Hj. Sita Pritasari, Sp.M, Senin-Kamis08.00-14.00 Jumat - Sabtu 08.00-12.00
dr. Hj. Christina Indrajati Sp.M, Senin-Kamis08.00-14.00 Jumat - Sabtu 08.00-12.00
dr. Irastri Anggraeni, Sp.M, Senin-Jumat16.00-20.00
dr. Nika Bellarinatasari, Sp.M, Senin, Selasa, Jumat16.00-20.00 Rabu, Kamis 16.00-18.00
RSU William Booth
Jl. S Parman No 5 Semarang
Telp : 024 8411800

Selasa, 02 September 2008

Konjungtivitis atau belekan

Konjungtivitis atau yang biasa disebut mata merah atau “pink eye” atau istilah jawa "belekan" adalah peradangan pada selaput konjungtiva. Konjungtiva adalah selaput transparan yang melapisi permukaan mata depan yang tampak putih dan juga permukaan dalam kelopak mata. Posisi selaput ini terekspos langsung ke lingkungan luar; bakteria, virus dan sumber iritasi lainnya.
Peradangan pada konjungtivitis ditandai dengan tampilan mata merah atau pink dan bisa disertai dengan rasa gatal, perih, mata berair dan terbentuknya banyak kotoran atau lendir pada mata. Meski tidak terlalu serius, namun gangguan mata ini mudah sekali menular. Penyebabnya bisa karena virus, bakteri, alergi terhadap debu, dan lain-lain.   Cara Penularan Penularan konjungtivitis terjadi lewat kontak langsung atau tidak langsung melalui objek. Misalnya penderita yang terkena konjungtivitis telah mengusap mata dan menggunakan kran. Kemudian, Anda membuka kran tersebut lalu mengucek atau membasuh mata. Dengan cara tersebut virus dan bakteri tertular dari seseorang ke orang lain.
Untuk menghindari penularan, kebersihan diri harus selalu dijaga. Cuci tangan dengan sabun sebelum mengusap wajah atau mata. Jangan berbagi handuk wajah, riasan mata, lensa kontak, kacamata atau bahkan lap kacamata dengan orang lain.
Lensa Kontak Pemakaian lensa kontak sebaiknya dihindari saat terjadi konjungtivitis karena dapat menjadi sumber iritasi yang memperburuk peradangan. Konjungtivitis bisa juga terjadi tanpa disadari. Pemeriksaan mata oleh praktisi lensa kontak dapat mengidentifikasi permasalahan dan memberikan rekomendasi yang sesuai. Pemakaian lensa kontak dapat dilanjutkan setelah kondisi mata membaik.
Cara Penyembuhan Konjungtivitis umumnya dapat sembuh dengan sendirinya, biasanya dalam beberapa hari sampai seminggu.
Jika mata merah tidak kunjung hilang lebih dari seminggu dan disertai rasa sakit dan penglihatan menjadi buram, segera periksakan ke dokter mata.
Jangan menundanya agar kondisi tidak semakin parah.